Pertama di Kota Probolinggo, Wali Kota Buka Kejuaraan Kurash Wali Kota Probolinggo Cup I: Temukan Atlet Potensial untuk Pembinaan Berkelanjutan Tahun 2026
halloIndonesia.co.id
KEDOPOK,- 12 September 2026Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, secara resmi membuka Kejuaraan Kurash Wali Kota Probolinggo Cup I Tahun 2026 di Gelanggang Olahraga Mastrip, Sabtu (12/9/2026). Ajang perdana ini diikuti oleh 19 kabupaten/kota se-Jawa Timur dan diharapkan menjadi titik awal berkembangnya olahraga kurash di Kota Probolinggo.
Kurash merupakan olahraga tradisional bela diri yang berasal dari Uzbekistan dan kini semakin digemari oleh kalangan generasi muda Indonesia. Kehadiran ratusan atlet muda dalam kejuaraan ini sekaligus menjadi momentum memperkenalkan olahraga tersebut kepada masyarakat luas.
Dalam sambutannya, dr. Aminuddin menyambut hangat seluruh peserta yang hadir dari berbagai daerah.
Saya pun baru mengetahui olahraga kurash, dan ternyata minatnya luar biasa. Bahkan tercatat ada 19 kabupaten/kota se-Jawa Timur yang hadir. Selamat datang di Kota Probolinggo, terima kasih atas antusiasmenya," ujarnya.
Lebih lanjut, Wali Kota menilai kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana edukasi sekaligus pencarian bibit atlet unggulan.
Saya kira pesertanya hanya sedikit, ternyata jumlahnya sangat banyak. Ini membuktikan kurash punya tempat di hati masyarakat kita," tambahnya.
Menurut dr. Aminuddin, olahraga kurash tidak hanya melatih fisik dan teknik, tetapi juga membentuk karakter mengajarkan keberanian, kedisiplinan, konsentrasi, dan sportivitas.
Harapan kami, dari kejuaraan ini akan lahir atlet-atlet potensial yang kemudian bisa kita bina secara berkelanjutan. Junjung tinggi sportivitas, dan hormati rekan atlet maupun ofisial," pesannya.
Kejuaraan berlangsung selama dua hari, hingga Minggu (13/9/2026), dengan memperlombakan kelas pemula, kelas kadet, kelas junior, dan kelas yunior. Sembilan belas kontingen yang hadir antara lain dari Kabupaten Probolinggo, Banyuwangi, Blitar, Lamongan, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Jember, Malang, Bojonegoro, Kabupaten Pasuruan, Bangkalan, Pamekasan, Kota Malang, Kota Pasuruan, Surabaya, dan Kota Madiun.
Sementara itu, Plt. Ketua Umum Federasi Kurash Indonesia (FERKUSHI) Provinsi Jawa Timur, Didik Supriadi, mengapresiasi terselenggaranya ajang ini.
Kejuaraan tingkat daerah sangat penting untuk menambah jam terbang para atlet. Latihan saja belum cukup — mereka butuh pengalaman bertanding agar mental dan tekniknya semakin matang," ujar Didik.
Ia berpesan kepada seluruh atlet untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Kalah dan menang adalah hal yang wajar. Jadilah atlet yang profesional dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian," imbuhnya.
Didik berharap Wali Kota Probolinggo Cup ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang berkelanjutan dan terus melahirkan atlet-atlet kurash berprestasi, tidak hanya dari Jawa Timur, tetapi juga dari Kota Probolinggo sendiri.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kota Probolinggo, Wakil Ketua KONI Kota Probolinggo Sugeng Nufindarko, Ketua Umum Kurash Kota Probolinggo Agus Dwi Dahana, serta Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata dan Olahraga (Dispopar) Kota Probolinggo Bayu Oktovian.
Penulis : Pimred
Editor : Tim hallo Indonesia info


Posting Komentar